Path: TopKebidananKTI2017

ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS PADA NY. D POST PARTUM 3 HARI DENGAN BENDUNGAN ASI DI BPM LIS SUGIARTI AM, KEB. DUNSUN PETET DESA NGAJARAN KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG

Undergraduate Theses from PAAS0001 / 2018-01-23 22:42:28
By : Tia fitriana widyowati, Akbid Arrum Salatiga
Created : 2018-01-23, with 1 files

Keyword : Bendungan ASI, nifas, asuhan kebidanan

INTISARI




Latar Belakang. Masa nifas di mulai 1 jam setelah lahirnya



plasenta sampai 6 minggu (42 hari). Peranan bidan dalam memberi asuhan



masa nifas harus konsisten, Sebagai wujud implementasi, bidan



berkewajiban menjalankan program ASI eksklusif pada ibu nifas. Statis ASI



terjadi jika ASI tidak dikeluarkan dengan efisien dari payudara, hal ini dapat



terjadi bila setelah melahirkan bayi tidak cukup menghisap ASI, Kondisi ini



dapat berkembang menjadi bendungan ASI.Dari data di pukesmas wilayah



tuntang tahun 2016 terdapat ibu nifas 587 orang, dan ibu yang mengalami



Bendungan ASI sebanyak 127 orang, dan sisanya dapat menyusui normal.



Tujuan Penulisan. Studi kasus ini bertujuan agar mahasiswa



mampu memberikan Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas dengan



Bendungan ASI di BPM Lis Sugiarti, Am. Keb Dusun Petet Desa Ngajaran



Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang dengan pendekatan



manajement tujuh langkah varney.



Metodelogi. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan



metode studi kasus, di lakukan dengan meneliti suatu masalah melalui



suatu kasus terdiri dari unit tunggal tanggal 24-26 Mei 2017. Subyek Ny. D



yaitu umur 21 tahun P1 A0 nifas 3 haridengan Bendungan ASI di Dusun



Petet Desa Ngajaran Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang.



Hasil. Pengkajian pada Ny. D payudara terdapat payudara



bengkak, nyeri tekan, ASI keluar sedikit.Diagnosa terhadap Ny. D umur 21



tahun post partum hari ke III adalah Bendungan ASI. Antisipasi Melakukan



kolaborasi dengan dokter bila terjadi mastitis, memberikan terapi obat



seperti parasetamol 500 mg 3x1. Intervensi, memberitahu keadaan ibu,



anjurkan pasien tidak cemas, ajari tehnik menyusui yang benar, ajari ibu



cara perawatan payudara, anjurkan ibu memenuhi nutrisi selama



menyusui.



Kesimpulan. Setelah diberikan asuhan kebidanan 7 langkah



varney, pasien mengerti tentang Bendungan ASI dan setelah di lakukan



tindakan sesuai rencana asuhan Bendungan ASI sudah dapat teratasi dan



sudah tidak bengkak, pasien merasa tidak cemas lagi. Tidak ada



kesenjangan teori dan praktik.




Kata kunci : Bendungan ASI, nifas, asuhan kebidanan


Description Alternative :

ABSTRACT




Background. The postpartum period begins 1 hour after birth of the



placenta to 6 weeks (42 days). The role of midwife in providing childbirth



care must be consistent. As a form of implementation, midwife is obliged to



run exclusive breastfeeding program for postpartum mother. Static



breastfeeding occurs if breast milk is not released efficiently from the



breast, this can happen if after giving birth the baby is not sucking enough



milk, this condition can develop into a breast milk dam. From data in



pukesmas area tuntang year 2016 there is 587 mother of puerperium, and



mother having milk dam as much 127 people, and rest can breastfeed well.



Methodology. In writing this Final Report This method used is case



study, which is done by examining a problem through a case consisting of a



single unit. With the subject Ny. Dpostpartum mother with with Dams



Breastfeeding at Village Petet Ngajaran District Tuntang Regency



Semarang, With a seven-step varney management approach



Results.Assessment on Ny. D breasts have swollen breasts,



tenderness, milk out a little. Diagnosis of Ny. D aged 21 years post partum



day III is the ASI Dam. Anticipation Collaborate with the doctor in case of



mastitis, giving medication therapy such as paracetamol 500 mg 3x1.



Intervention, telling the mother's situation, encourage patients not to worry,



teach proper breastfeeding techniques, teach mothers how breast care,



encourage mothers to meet nutrition during breastfeeding.



Conclusion.After being given care of midwifery 7 steps varney,



patients understand about Breastfeeding Dam and after doing the action



according to care plan of Bendungan ASI can be overcome and not swell,



patient feel not worry anymore. There is no gap between theory and



practice.




Keywords: Dams Breastfeeding, Babies, Midwifery care.

Copyrights : Copyright � 2001 by Perpustakaan Akbid Arrum Salatiga. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDPAAS0001
OrganizationAkbid Arrum Salatiga
Contact NamePerpustakaan Akbid Arrum Salatiga
AddressJl Pondok Joko Tingkir Lor No 5
CitySalatiga
RegionTingkir
CountryIndonesia
Phone(0298) 329353
Fax(0298) 329354
Administrator E-maillib_arrum@gmail.com
CKO E-maillib_arrum@gmail.com

Print ...

Contributor...

  • , Editor: Perpustakaan Akbid Arrum

Downnload...