Path: TopKebidananKTI2017

ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS PADA BY NY. I UMUR 4 HARI DENGAN IKTERUS FISIOLOGIS DERAJAT II DIRUANG PERINATALOGI RSUD SALATIGA

Undergraduate Theses from PAAS0001 / 2018-01-23 22:24:15
By : Astari Samulya , Akbid Arrum Salatiga
Created : 2018-01-23, with 1 files

Keyword : Neonatus, Ikterus Fisiologis Derajat II, Asuhan Kebidanan

ABSTRAK




Menurut World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa angka



kematian Neonatus menjadi indikator pertama dalam menentukan derajat



kesehatan anak. Menurut data WHO tahun 2014 mayoritas dari semua kematian



Neonatus 73% terjadi pada minggu pertama kehidupan dan sekitar 36% terjadi



dalam 24 jam pertama. Data dari WHO menyatakan bahwa angka kematian bayi



sebagian besar disebabkan oleh asfiksia 20-60%, infeksi 25-30%, bayi dengan



berat lahir rendah 23-30%, trauma persalinan 5-10% dan ikterus 6%Angka



Kematian Neonatus (AKN) di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat.



Di RSUD Salatiga dari data terbaru periode Januari-Desember 2016 yang



mengalami ikterus fisiologis ada 54 bayi. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk



mendapatkan pengalaman yang nyata dalam penerapan Asuhan Kebidanan



pada By. Ny. I dengan Ikterus Fisiologis Derajat II di Ruang Perinatalogi RSUD



Saltiga, dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan menurut 7



langkah Varney. Jenis Laporan Tugas Akhir ini adalah studi kasus,lokasi studi



kasus dilakukan di Ruang Perinatalogi RSUD Salatiga, subyek studi kasus



adalah Bayi Ny. I dengan Ikterus Fisiologis Derajat II, waktu pengambilan studi



kasus pada bulan Juni 2017instrumen pengumpulan data dengan menggunakan



format kebidanan & langkah varney, teknik pengumpulan data adalah dengan



cara wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, studi



kepustakan dan studi dokumentasi. Hasil asuhan kebidanan didapatkan



Diagnosa yang muncul adalah By. Ny. I umur 4 hari dengan ikterus fisologis



derajat II. Diagnosa potensial yang muncul adalah ikterus patologi. Tindakan



antisipasi yang dilakukan yaitu pemenuhan nutrisi yang adekuat dan melakukan



observasi dan TTV (nadi, suhu dan pernafasan), pencegahan infeksi, menjaga



kehangatan bayi, menjaga lingkungan bayi tetap bersih dan nyaman, menimbang



berat badan bayi dan kollaborasi dengan dokter Sp.A untuk pemberian terapi.



Pada tahap evaluasi warna kuning pada daerah perut sudah menghilang tapi



pada daerah kepala bayi masih terlihat, serta reflex menghisap dan menelan



baik. Sehingga dapat disimpulkan Setelah diberikan asuhan sebanyak 3 kali



selama 3 hari dengan tinddakan terapi dan pemenuhann nuutrisi yang adekuat



didapatkan hasil warna kuning pada daerah perut sudah menghilang tapi pada



daerah kepala masih terlihat, berat badan bayi naik dari 2300-2390 gram, serta



kadar bilirubin menurun.




Kata kunci : Neonatus, Ikterus Fisiologis Derajat II, Asuhan Kebidanan

Description Alternative :

ABSTRACT




According to the World Health Organization (WHO) explained that the



death rate of Neonatus became the first indicator in determining the degree of



child health. According to WHO data of 2014 the majority of all 73% deaths occur



in the first week of life and about 36% occur within the first 24 hours. Data from



WHO states that infant mortality is largely due to asphyxia 20-60%, 25-30%



infections, low birth weight babies 23-30%, 5-10% of labor trauma and 6%



jaundice Neonatal Mortality Rate (AKN) In Indonesia from year to year is



increasing. In RSUD Salatiga from the latest data of January-December 2016



period experiencing physiological jaundice there are 54 babies. This Final Report



aims to gain real experience in the implementation of Midwifery Care in By. Ny. I



with Physiological Ikterus Degree II in the Saltiga Hospital Perinatalogi Chamber,



using the midwifery management approach according to 7 steps Varney. This



final report type is a case study, the location of the case study was conducted in



the Perinatalogi Room of RSUD Salatiga, the case study subject was Baby Ny. I



with Physiological Ikterus Degree II, time of case study in June 2017 data



collection instrument using midwifery format & varney step, data collection



technique is by interview, physical examination, investigation, observation, study



of lust and documentation study. Midwifery care results obtained Diagnosis that



appears is By. Ny. I age 4 days with Physiological jaundice II. The potential



diagnosis is pathologic jaundice. Anticipatory measures include adequate



nutrition and observation and TTV (pulse, temperature and respiration), infection



prevention, keeping baby warm, keeping the baby's environment clean and



comfortable, weighing the baby's weight and collaborating with doctor Sp.A for



administration therapy. At the evaluation stage the yellow color in the abdominal



area has disappeared but the baby's head area is still visible, as well as reflex



sucking and swallowing well. So that can be concluded After 3 times given



treatment for 3 days with therapeutic acts and fulfillment of adequate nutrition



obtained yellow color results in the abdominal area has disappeared but the head



area is still visible, the baby's weight rose from 2300-2390 grams, and decreased



bilirubinlevels.



.



Keywords: Neonatus, Physiological Ikterus Degree II, Midwifery Care

Copyrights : Copyright � 2001 by Perpustakaan Akbid Arrum Salatiga. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDPAAS0001
OrganizationAkbid Arrum Salatiga
Contact NamePerpustakaan Akbid Arrum Salatiga
AddressJl Pondok Joko Tingkir Lor No 5
CitySalatiga
RegionTingkir
CountryIndonesia
Phone(0298) 329353
Fax(0298) 329354
Administrator E-maillib_arrum@gmail.com
CKO E-maillib_arrum@gmail.com

Print ...

Contributor...

  • , Editor: Perpustakaan Akbid Arrum

Downnload...